TUJUAN BELAJAR
Setelah mempelajari
materi pengetahuan tentang Sanggul Ukel Tekuk dengan melalui proses memahami
dan diskusi diharapkan mahasiswa dapat menguasai pengetahuan pengertian
mengenai Sanggul Ukel Tekuk, mengetahui aksesoris serta busana yang digunakan, alat
dan bahan yang diperlukan, serta mengetahui bagaimana cara membuat Sanggul Ukel
Tekuk.
INDIKATOR PENCAPAIAN MATERI
Indikator pencapaian kompetensi yang ingin dicapai setelah mempelajari modul ini diharapkan mahasiswa dapat
- memahami pengertian sanggul ukel tekuk
- memahami aksesoris dan busana yang dikenakan ketika menggunakan sanggul ukel tekuk
- memahami alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat sanggul ukel tekuk
- memahami dan dapat membuat sanggul ukel tekuk
URAIAN MATERI
Apakah anda sudah siap
untuk mempelajari materi pada kegiatan belajar 1 yaitu pengetahuan mengenai
sanggul ukel tekuk?
Jika sudah siap, pahamilah uraian – uraian materi berikut :
Pengertian Sanggul Ukel Tekuk

Sanggul Ukel Tekuk adalah sanggul yang digunakan oleh perempuan di lingkungan Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, mulai dari permaisuri, selir, putri raja, hingga para pengasuh kerajaan (emban). Perbedaan penggunaan sanggul ini terlihat pada jenis aksesori dan pakaian yang dikenakan. Bagi perempuan yang memakai Sanggul Ukel Tekuk, sanggul tersebut menjadi tanda bahwa ia telah meninggalkan masa kanak-kanak dan mulai memasuki masa dewasa. Sanggul ini juga melambangkan seorang gadis yang sedang berkembang, seperti bunga yang sedang mekar dan mengeluarkan harum semerbak. Selain itu, penggunaan sanggul ini menunjukkan bahwa seorang perempuan telah siap memikul tugas dan tanggung jawab yang lebih besar. Ia dianggap telah cukup dewasa dan layak menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga di masa mendatang. Dengan demikian, Sanggul Ukel Tekuk tidak hanya berfungsi sebagai tata rambut, tetapi juga memiliki makna simbolis tentang kedewasaan dan kesiapan menjalani kehidupan baru.
Aksesoris Sanggul Ukel Tekuk
Ceplok dan Jebehan |
Pethat |
Busana yang digunakan
| Usia |
Putri Remaja
Memakai kain garis miring dengan model tanpa baju (pinjung kencong). |
Putri Dewasa
Memakai kain garis miring dengan model tanpa baju (pinjung kencong). |
Putri Dewasa yang sudah menikah
Memakai kain batik wiron dan memakai kebaya beludru/sutra panjang dengan pelisir pita emas dan memakai peniti susun tiga |
Inang Pengasuh
Memakai kain batik tanpa wiron dan memakai semekan. Tidak memakai baju tetapi menggunakan sampir barong dan wedung atau paturon barong. |
Alat dan Bahan yang digunakan
| Nama |
Sisir Sasak Tulang
Untuk menyasak rambut |
Sisir Penghalus sasak
Untuk menghaluskan rambut yang sudah disasak |
Sisir Besi
Untuk menyeimbangkan dan merapikan bagian sanggul yang kurang sempurna |
Harnal
Untuk menguatkan sanggul |
Hair pin
Untuk menjepit rambut yang sudah rapi |
Pinkel
Untuk menjepit rambut sebelum dipasang hair pin |
Jepit hitam
Untuk menjepit rambut yang sudah rapi |
Handuk
Untuk menutup bahu klien |
Hairnet
Untuk menutup sanggul sehingga sanggul terlihat lebih rapi dan sempurna |
Jala
Untuk menutup sanggul setelah di hair spray/dirapikan |
Cemara
Untuk menyambung rarmbut yang akan dibuat sanggul |
Hair Spray
Untuk merapikan rambut-rambut yang masih terurai |
Cara Pembuatan Sanggul
- Rambut disisir terlebih dahulu agar mudah dalam melakukan penyasakan
- Membagi rambut menjadi dua bagian yaitu bagian depan dan belakang
- Rambut bagian depan dibentuk sunggar secara diagonal namun sunggar lebih rendak dari sunggar ukel konde, kemudian pada bagian samping kanan dan kiri atas telinga, setelah rapi lalu hair spray
- Pada rambut bagian belakang, disisir atau dirapikan kemudian diikat dibagian belakang dengan menggunakan karet dan jepit hitam
- Letakkan cemara pada bagian rambut (asli) yang telah diikat (cepol) ,
- Bentuk sanggul dengan cara cemara diputar kekanan lalu menurun dan kembalikan dibagian tengah sanggul, sehinggan membentuk seperti angka delapan, kemudian ujung/sisa cemara disatukan ditengah cemara (tidak boleh kelihatan)
- Rapikan serabut secara diagonal lalu hair spray, agar rambut terlihat rapi dapat menggunakan harnet
- Pasangkan ornamen agar hasil sanggul terlihat lebih sempurna
Sumber Buku yang dapat dipelajari

















